Pra Pencalonan Pilkada



By: Subhan Alba



Saya ditanya. Bagaimana menghadapi Pra pencalonan?. Bicara Pilkada . Pemilihan kepala daerah. Gubernur, Bupati atau Wali kota. Merupakan seni mempertemukan antara dua kepentingan. Antara Kepentingan Kandidat dan kepentingan Pemilih. Kandidat ingin Jadi pemimpin dan Pemilih ingin dipimpin oleh Pemimpin yang bisa membawa rakyatnya lebih sejahtera dan bahagia.



Tahun depan 2020 ada 270 Pilkada se Indonesia. Hal ini dilakukan Sesuai dengan perundang undangan yang ada. Tentu semua yang berkepentingan mulai sibuk menyiapkannya, Partai Sibuk mencari Calon Kandidat. Kandidat Sibuk mencari Partai Pengusung. Pemerintahan daerah sibuk memfasilitasi Termasuk pendanaan Pilkada . KPU (Komisi Pemilihan Umum) daerah menyiapkan peraturan dan calon nama nama calon penyelenggara di PPK, PPS dan KPPS.



Partai partai akan mendaftarkan kandidatnya ke KPU sesuai dengan Jadwal. Tapi, Biasanya sebelum didaftarkan ke KPU, Partai melakukan Survey dulu untuk menjaring bakal calon ( Balon) kandidat Gubernur, Bupati atau Walikota. Agar Balon merupakan kandidat yang sudah terukur kriterianya termasuk persoalan keterpilihan dan popularitasnya.



Ada dua cara untuk maju sebagai balon kandidat , yaitu: pertama dengan melalui Partai Politik Peserta Pemilu 2019 dan melalui perseorangan. Kedua duanya harus dipersiapkan dengan matang biasanya satu tahun sebelum hari pencoblosan. Untuk Pilkada 2020 KPU RI sudah menentukan hari pencoblosannya yaitu tanggal 23 September 2020. Artinya perlu bergerak dari sekarang bagi yang punya kepentingan dengan Pilkada .



Jadi syarat maju sebagai kandidat harus diajukan oleh Partai politik, untuk itu: seorang balon , sebelum mendekati pemilih , perlu mendekati partai terlebih dahulu. Bagaimana caranya? Caranya bagaiman agar Partai minimal 20 % Kursi atau 20% Suara hasil pemilu 2019 mau mengusung kandidat balon dimaksud. Kalau ada partai yang siap mengusung tapi belum genap 20% maka harus berkoalisi dengan partai lain.



Ada banyak Cara agar Partai Partai tertarik mencalonkan Balon diantaranya : Pertama: Sudah Menjadi Kader Partai yang bersangkutan. Dua, Karena surveynya Punya renking tertinggi . Ketiga , Sudah banyak Jasanya dimasyarakat didaerah yang bersangkutan. Keempat, Sedah punya popularitas yang tinggi dan masih banya lagi.



Bagaiman caranya agar ketika di survey Partai sang calon kandidat bisa menang? Caranya, Calon Kandidat harus melakukan sosialisasi dan personal branding. Apa yang harus di lakukan? . Tehnisnya yang harus dilakukan diantaranya: Pertama ,melakukan pendekatan terhadap partai yang dituju terutama ketua umum DPP partainya.



Kedua, harus melakukan sosialisasi secara fisik datang ke Desa-desa , kelurahan-kelurahan atau



Ketiga, Diwakili dengan memasang alat peraga seperti : baliho dan sepanduk di seluruh jumlah RT / RW. Tentunya dengan konten dan foto yang menarik



Keempat, Melalui media , Elektronik maupun cetak, seperti TV lokal , Radio, Koran dan Tabloid.



Kelima , Sekarang Jamannya digital. Jangan lupa sosialisasi juga melalui Website, Medsos, Facebook, YouTube, Instagram, Twitter tentunya dengan management pengelolaan konten, Video, infografis ,strategi waktu yang terukur sesuai dengan kebutuhan nitizen.



Sedikit tentang Persiapan Pilkada Pra Pencalon , bagi yang mau jadi kandidat. Sukses ya...



Subhan Alba

Jakarta,12.08.19


Gedung Kompas-Gramedia Lantai 2
Jl Palmerah Barat 29 - 32
Jakarta Pusat - 10270
Telepon: +62-21-53650110, +62-21-53650111