*MENANG TiGA KALI*



By: Subhan Alba Bisyri Marzuki



PDIP makin matang . Sudah pernah menang pemilu tiga kali. Dihitung sejak reformasi yaitu : Pemilu 1999, 2014 dan 2019. Tapi, yang diinginkan disini menang tiga kali berturut-turut. Berarti 2014,2019 dan menang Pemilu 2024.



Zaman orde baru Golkar menang terus karena Presiden Suharto dari Golkar. Pada pemilu 2009 Partai Demokrat menang pemilu karena Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari Partai Demokrat. Begitu pula pada pemilu 2014 dan Pemilu 2019 PDIP menang karena Presiden Jokowi dari PDIP. Untuk menang di 2024 calon presidennya harus dari PDIP lagi. Pertanyaannya, siapakah kader PDI-P yang disiapkan untuk calon Presiden 2024?



Menang berturut turut tiga kali, yang menjadi target Kongres V PDIP kali ini, yang dilaksanakan pada tanggal 8- 11 di Bali. Dengan tema : Solid Bergerak Untuk Indonesia Raya. Artinya 2024 harus menang lagi. Masalahnya Presiden Jokowi sudah dua periode. Berarti tidak boleh nyalon presiden lagi yang ketiga kalinya. Kenapa PDIP ingin menang kembali di pemilu 2024?.



Visi Indonesia yang dibaca Jokowi pada 14 Juli 2019 di Sentul. Memang tidak akan selesai hingga 2024. Apa saja 5 poin Visi Indonesia itu. Pertama, Infrastruktur harus terkoneksi dengan kawasan produksi rakyat. Kedua, sumber Daya Manusia . Ketiga, Investasi yang terbuka untuk membuka lapangan kerja seluas luasnya. Keempat, Reformasi Birokrasi pada perspektif struktural maupun mindset.Kelima, Penggunaan APBN yang fokus dan tepat sasaran. Karena visi mulia itu tidak cukup dua periode maka Pemilu 2024 juga harus menang.



PDIP ingin hattrik menang pemilu tiga kali berturut-turut. Target nya menang pemilu hingga di Pemilu 2024. Untuk itu mengulang kongres kelima juga bertempat di Bali, Karena selepas pemilu 2009 dan 2014. Tetap bertahan Bali dan Jawa tengah sebagai kandang pemenangan Banteng.



Bagaimana caranya agar dapat PDIP dapat hattrick?,Diantaranya: mengukuhkan Megawati menjadi Ketua Umum kembali. Dan membuat pos baru yang bernama : Wakil ketua umum dan ketua harian yang akan di isi oleh orang muda. Trah Sukarno juga menjadi hoki bagi PDIP. Isu penambahan struktural. Wakil ketua umum dan ketua harian , merupakan issue penguatan kader muda. Seperti Prananda Prabowo atau Puan Maharani. Yang walaupun sampai selesai kongres tetap jadi issue.



Menduduki ketua DPR RI dari PDIP. Menaroh kader di Pimpinan MPR-RI. Memasang kader PDIP di kursi kursi strategis kabinet. Memenangkan Pilkada di 270 tempat di Tahun 2020. menjadi target untuk rentetan yang ujungnya kemenangan di pemilu 2024.



Ketum PDIP Megawati Sukarnoputri dalam pembukaan kongres menyebut dua tokoh secara khusus diluar partai Koalisi Pilpres. Siapa dua tokoh tersebut?. Pertama, Mantan Capres 2019 Prabowo Subianto Rivalnya Presiden Jokowi. Mantan Pasangan Capres 2004 Megawati-Prabowo. Kedua, Basuki Cahaya Purnama atau Ahok, Mantan Gubernur DKI Jakarta, yang sudah masuk kader PDI-P. Hal ini membuat banyak orang menduga duga untuk dimasukkan untuk mewarnai jajaran Pemerintahan.



Pengukuhan Megawati sebagai Ketum PDIP , Sekretariat Jendral, Hasto Kristianto , Bendahara Umum ,Olly Dondokambey dan beberapa pengurus lain. Merupakan upaya mengulang kesuksesan untuk menyongsong pemilu 2024. Tapi tidak boleh lupa Keinginan menang tiga kali. perlu didasari dengan konsistensi terhadap program pro rakyat. Solid bergerak Peduli rakyat dan pancasila tetap sebagai ideologi rakyat.



Jakarta. 11.08.19


Gedung Kompas-Gramedia Lantai 2
Jl Palmerah Barat 29 - 32
Jakarta Pusat - 10270
Telepon: +62-21-53650110, +62-21-53650111