Cirebon Nominasi Ibukota Jabar



Oleh: Subhan A Bisyri Marzuki

Jakarta 30/08/19



Ibukota Jawa Barat mau Pindah dari Kota Bandung. Dikatakan Ridwan Kamil Gubernur Jawa barat di gedung sate Bandung( 29/8/19) apakah ini mengikuti trend rencana pindahnya ibukota Jakarta ke Kalimantan timur atau memang hasil kajian mendalam. Atau memang kebetulan saja momentumnya bersamaan.



Alasannya kenapa ? Karena Bandung sudah tidak cocok lagi melayani pusat pemerintahan Jawa Barat . Dan ternyata memang sudah masuk dalam perda perubahan atas perda Jabar Nomor 22 Tahun 2010 tentang RTRW Jabar tahun 2009-2029.



Tiga wilayah yang rencan menjadi Ibukota yaitu: Tegalluar (Kabupaten Bandung ) , Walini ( Kabupaten Bandung Barat) dan ada yang lebih strategis yaitu Cirebon yang masuk dalam rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) segitiga Rebana (Cirebon , Subang dan Majalengka. Apalagi bandara Kertajati atau pengembangan Aero City.



Menurut saya perlu ada kaji ulang mendalam ,agar bisa mendapatkan hasil maksimal. Saya sebagai orang Asli Jawa barat rasanya perlu berpendapat. Kalau jadi pindah ibukota maka pilihan yang tepat untuk ibukota Jawa barat adalah kota cirebon



Kota Cirebon itu lengkap, Punya bandara, terminal, stasiun, dan pelabuhan. Fasilitas infrastruktur dan suprastruktur gubernuran Cirebon sudah siap. Jumlah hotel berbintang, mall mall besar dan pusat pusat perbelanjaan moderen juga banyak.



Perguruan tinggi negri dan swasta juga ada. Sekolah sekolah moderen dan standar Nasional juga ada. Termasuk pesantren pesantren yang di kelola dengan modern juga tidak sedikit.



Mengenai budaya , Cirebon dari dulu terkenal dengan kepemimpinannya yang santun dan agamis Terbukti berdirinya tiga keraton : keraton kasepuhan , Keraton Kanoman dan keraton kacirebonan itu bukti kekuatan sejarah budaya yang kuat. Ditambah dengan adanya peninggalan syeh Syarif Hidayatullah di Astana gunung jati. Keramahan dan kesantunan warga Cirebon yang selalu menghormati para pendatang menjadi ciri budaya luhur Cirebon



Cirebon itu sangat strategis , kota transit yang sangat pesat perkembangannya. Letaknya yang menghubungkan Jawa Barat ,Jawa tengah dan Ibukota Jakarta serta titik strategis transit Pantura Jawa. Menjadi lebih mudah untuk mengembangkan Jawa barat di panggung nasional.



Kekayaan seni dan Budayanya, Tari topeng, seni sandiwara dan sintren, sudah sering di bawa kan di berbagai negara. kulinernya: Nasi Jamblang, tahu gejrot, empal gentong, mi koclok , sate kalong menjadi ciri kekayaan kuliner Cirebon.



Coba berkunjung ke Cirebon, kebetulan sekarang sedang ulang tahun kota Cirebon yang ke 650. Tepatnya 1 Muharram / tanggal 30 Agustus 2019. Disana anda akan melihat keramaian rangkaian HUT CIREBON.



Dulu saya sering menghadiri rangkaian acara HUT Cirebon: dimulai Solat berjamaah Ashar Bersama Walikota dan Forum Komunikasi Pimpinan Daeran serta para tokoh lainnya ,di Masjid sang cipta rasa depan alun alun Keraton kasepuhan, lalu ziarah ke makam sunan gunung jati di Astana , lalu ziarah Ke Taman makam pahlawan , terus Nanggap Wayang semalam suntuk, dan paginya sidang pari purna di DPRD lalu pembacaan babad tanah Cirebon. Banyak juga dinas dinas, pengusaha , ormas ormas yang mengadakan acara , Hiburan rakyat, pawai pawai budaya , dan sekarang ada yang terbaru lebih spektakuler karya anak anak muda Cirebon kreatif namanya:



*\"Cirebon Festival\"*



Event skala nasional terbesar yang pernah ada , tempatnya di Lapangan Bima yang diramaikan banyak artis ibukota, Hiburan keluarga, permainan anak anak , Festival budaya dan kuliner Cirebon serta pameran produk produk unggulan UKM.yang akan setia menemani kegembiraan seluruh warga masyarakat Cirebon dan sekitarnya.



Selamat Ulang Tahun Cirebon ke 650.

Semoga Cirebon terpilih menjadi Ibukota Jawa Barat.


Gedung Kompas-Gramedia Lantai 2
Jl Palmerah Barat 29 - 32
Jakarta Pusat - 10270
Telepon: +62-21-53650110, +62-21-53650111