-->
Nabila
lihat:

SINOPSIS



Terkadang tangis tak membawakan hasil. Untuk apa? Untuk apa ditangisi. Tegar saja. Itu hanya akan menyakiti dirimu sendiri. Tak perduli secepat apapun keluar air matamu. Kau hanya buang-buang waktu saja. Bukan…. Jangan…. Tidak…! Bukan dia, bukan dia yang perlu kau tangisi, bukan hanya karena dia kau bisa menangis. Untuk apa kau menangis kepada……

Api berpura-pura jadi air, air pun berpura-pura jadi api. Huh, tak ada yang bisa dimengerti. Tak ada yang bisa dipahami. Tunggu…..! Dipahami atau memahami? Berjalan sama saja. Agar paham. Melodi waktu tak pernah terhenti, LALU siapa yang berhentiiii? Kenapa perhentian ini membuat lumpuh saja. Hati, jiwa, raga, bagaikan pasir di pantai. Tak tentu arah. Kadang menetap, atau tidak sama sekali. Tangis indah karena-nya atau karena-NYA? sedih karena-NYA atau karena-nya?

Siapa Sang pemilik hati? Dikala gelap menghadiri. Siapa Sang pemilik hati? Dikala biru menghantui.









KAUKAH ALBI?


Gedung Kompas-Gramedia Lantai 2
Jl Palmerah Barat 29 - 32
Jakarta Pusat - 10270
Telepon: +62-21-53650110, +62-21-53650111