BERCAK-BERCAK HARAPAN JAYA SUPRANA

Dikutip dari PENGANTAR "KELIRU" OLEH ARISTIDES KATOPPO untuk buku Bercak-Bercak Harapan Jaya Suprana. Jaya Suprana, terkenal sebagai jagoan "kelirumologi" dan Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

Spesifikasi:

  • Bagian: Pengembangan Diri
  • Kategori: Inspirasi
  • Sub Kategori: Inspirasi
  • Penulis: Jaya Suprana
  • Editor: Paulin
  • Sampul: Endriyanto

  • ISBN13/EAN: 9786020459035
  • SKU: 718060632
  • Harga: Rp68.800
  • Terbit: 7 Mei 2018
  • Kertas: Book Paper 60
  • Halaman: 268
  • Dimensi: 14 x 21 cm
  • Berat: 300 gram
  • Stok: tidak tersedia

BERCAK-BERCAK HARAPAN JAYA SUPRANA

Sinopsis

Selama dua tahun terakhir secara teratur mengirim ulasan yang nyaris keliru ke Sinar Harapan. Sebagai kolumnis, Jaya mengulas, menanggapi, dan mengupas pelbagai kejadian di tanah air, dengan sudut pandang lain dari yang lain. Penuh humor, satire, olokan, sindiran, dan ejekan. Menggelitik tapi tak nyelekit. Pedas mencubit, tanpa melukai.

Jaya sering mengatakan bahwa ia seorang budayawan. Secara tersirat mengingatkan bahwa pendekatannya tidak sarat sikap politikus. Apalagi politikus partai.

Di zaman sekarang di mana acapkali pers cenderung bersikap politik adalah panglima, ia berani dan bangga bersikap yang cenderung alergi terhadap pasar politik sehari-hari.

Ia selalu menggarisbawahi bahwa ia adalah budayawan, dengan sebutan profesor ilmu kelirumologi. Sebenarnya, Jaya Suprana, bisa disebut seorang intelektual (public intellectual). Seseorang yang memiliki pengetahuan dan otoritas tentang berbagai macam isu aktual secara mendalam, serta memiliki kemampuan menyampaikannya kepada publik.

Jaya punya komitmen pada kepentingan orang banyak, kepentingan umum. Keindonesiannya ditampilkan dengan komitmennya kepada kepentingan bangsa dalam konteks kebersamaan dalam keberagaman, kesejahteraan merata, di mana keadilan tak diingkari. Suara kaum lemah tidak dikalahkan oleh kekuatan uang dan kekuasaan.

Oleh karena itu, ketika beberapa waktu yang lalu ia menyanggupi memperkaya Sinar Harapan dengan buah pikirannya, tentu saya dengan senang hati menyambut. Kali ini juga saya dengan gembira mengantar kumpulan tulisannya, apalagi, selalu mencerahkan, dan membuka perspektif baru yang penuh cahaya harapan.