Bajak Laut Dari Blackbeard Hingga Perompak Somalia

Dalam kata-kata pemburu bajak laut, Sir Henry Keppel (1809 -- 1904): "Sama pastinya seperti laba-laba yang berlimpah di tempat di mana ada ceruk dan celah, begitu juga bajak laut muncul di mana pun ada serangkaian pulau yang menawarkan anak sungai, tanjung, bebatuan dan karang---intinya fasilitas untuk mengintai, mengejutkan, menyerang, melarikan diri. Akuratnya, kata "pembajakan" berarti menaiki dan menjarah sebuah kapal di laut.

Spesifikasi:

  • Bagian: Humaniora
  • Kategori: Sejarah
  • Sub Kategori: Sejarah
  • Penulis: Brenda Ralph Lewis
  • Editor: Chandra
  • Sampul: Erson

  • ISBN13/EAN: 9786020425573
  • SKU: 717080998
  • Harga: Rp99.800
  • Terbit: 12 Juni 2017
  • Kertas: HVS 80 gram
  • Halaman: 192
  • Dimensi: 21 x 28 cm
  • Berat: 300 gram
  • Pemesanan: toko dan lokapasar

Bajak Laut Dari Blackbeard Hingga Perompak Somalia

Sinopsis

Tapi sebagian besar bajak laut tidak berhenti di sana. Beberapa kapal mengangkut harta yang luar biasa banyaknya, seperti kapal-kapal Spanyol yang mengarungi Samudra Atlantik setelah pertengahan abad enam belas dengan emas, perak, perhiasan, dan barang berharga lainnya dari tambang-tambang di koloni Amerika Tengah dan Selatan mereka. Tapi bahkan kekayaan ini pun masih tidak sebanding dengan jarahan yang ditemukan di kota-kota pantai atau di kepulauan Karibia seperti Hispaniola dan Kuba. Di tempat-tempat itu, kekayaan berwujud dalam bentuk lain, seperti ornamen, piala minum, kandil, dan barang berharga lainnya yang disimpan di gereja atau, kadang yang lebih penting, makanan dan persediaan esensial lainnya di rumah atau gudang. Perampasan di darat dan laut sudah terjadi sejak zaman kuno ketika kota-kota pantai membangun pagar runcing atau dinding beton, berharap agar bajak laut tidak bisa masuk. Mereka tidak selalu berhasil, yang membuat penduduknya hanya meninggalkan rumah mereka begitu saja dan pindah ke daerah pedalaman sejauh mungkin dari para perompak. Tinggal di dekat pantai memberi kerentanan tersendiri, yang dieksploitasi secara besar-besaran oleh bangsa Viking dari Skandinavia pada abad kedelapan Masehi. Viking yang menakutkan menghabisi lawan mereka dengan kejam, membunuh, menjarah, dan menghancurkan dengan begitu tuntas sehingga nama mereka saja menimbulkan kepanikan dan teror.

Bajak Laut sudah ada sejak dulu sekali. Kejahatan mereka adalah merampok, menjarah, dan membakar kapal yang mereka rompak. Sesuai sejarah mereka tidak saja merompak kapal dagang namun juga menyerang desa-desa sepanjang pesisir pantai yang mereka temui. Buku ini membahas sepak terjang Bajak Laut dari masa abad pertengahan hingga hari ini, yang paling kini adalah pembajak Somalia yang membajak dan menawan seorang veteran Amerika yang pembebasannya melibatkan tentara elit Amerika. Lucunya para bajak laut itu memiliki aturan-aturan yang diterapkan di antara mereka misalnya pembagian hasil jarahan rata sama besar kepada seluruh awak kapal. Jika ada perselisihan di antara mereka harus diselesaikan dengan duel, dan sebagainya.

 



Produk Serupa



 

 

Lokapasar
Toko