Belajar Bersyukur

Menurut Anda dari hal berikut ini manakah yang disebut nikmat Allah: rasa lapar, makanan lezat atau rasa kenyang? Sebagian besar dari kita pasti akan menjawab bahwa makanan lezat dan rasa kenyang itulah yang disebut nikmat Allah dan lapar kita anggap sebagai penderitaan.

Spesifikasi:

  • Bagian: Agama Dan Spiritualitas
  • Kategori: Islam
  • Sub Kategori: Inspirasi Islami
  • Penulis: Rahmat Kurniawan
  • Editor: Wiwit Fitriyana
  • Sampul: Bachtiar

  • ISBN13/EAN: 9786020282985
  • SKU: 716100495
  • Harga: Rp20.000
  • Terbit: 4 Januari 2016
  • Kertas: Book Paper 60
  • Halaman: 176
  • Dimensi: 14 x 21 cm
  • Berat: 184 gram
  • Stok: tidak tersedia

Belajar Bersyukur

Sinopsis

Padahal sesungguhnya rasa lapar adalah nikmat Allah yang lebih besar dibandingkan makanan ataupun rasa kenyang. Kok bisa? (temukan penjelasan logis dan sederhana dalam bab nikmat Allah bernama musibah)

Jika kita sedang dalam keadaan senang dan berkecukupan, kita mungkin mudah untuk bersyukur. Bagaimana jika kita sedang dalam keadaan miskin tertimpa musibah dan serba kekurangan, masihkan kita mampu bersyukur? Sebenarnya ada nikmat-nikmat dari Allah yang tersembunyi di situ. Allah memerintahkan kita untuk bersyukur di setiap waktu. Bukan hanya pada saat kaya, atau pada saat senang saja. Allah menyuruh kita bersyukur agar Dia senantiasa menambah nikmat-Nya pada kita. Karena Nikmat Allah bukan hanya pada saat kita senang, namun saat kita menderita pun, nikmat Allah tak putus-putus menghujani kita. Di sini akan kita bahas apa saja nikmat dalam musibah secara sederhana dan mudah dipahami dan juga temukan hal-hal kecil yang kita anggap tak berguna, dan tak pernah kita syukuri ternyata manfaatnya luar biasa dalam kehidupan.

kata kunci: belajar bersyukur, motivasi dewasa, motivasi Islam, buku Quanta