Doa Kiai versus Kaki Polisi

Buku di tangan Anda ini berisi sejumlah besar kisah nyata yang ditulis di media sosial oleh Helmi Hidayat ketika bertugas sebagai konsultan ibadah haji di kota suci Madinah, 2019.

Spesifikasi:

  • Bagian: Agama Dan Spiritualitas
  • Kategori: Islam
  • Sub Kategori: Inspirasi Islam
  • Penulis: Helmi Hidayat
  • Editor: Linda Razad

  • ISBN13/EAN: 9786230016738
  • SKU: 720100597
  • Harga: Rp62.000
  • Terbit: 21 Oktober 2020
  • Kertas: Book Paper 60
  • Halaman: 176
  • Dimensi: 14 x 0 cm
  • Berat: 178 gram
  • Stok: tersedia

Doa Kiai versus Kaki Polisi

Sinopsis

Sisanya adalah tulisan-tulisan lepas yang sebagian besar juga merupakan kisah nyata. Tradisi menulis kisah nyata di Madinah itu adalah lanjutan dari tradisi menulis kisah nyata di Makkah ketika dosen UIN Syarif Hidayatullah ini menjalankan tugas yang sama sebagai konsultan ibadah haji pada 2018. Kumpulan tulisan selama ia bertugas di Makkah sudah dibukukan dengan judul Ketika Allah Cemburu Kabah.

Tulisan lulusan The University of Hull, Inggris, ini banyak digemari para pembaca setia tulisannya. Tulisan berjudul Kaki Polisi Versus Doa Kiai, misalnya, per 11 Februari 2020 disukai oleh 2200 ikon simpatik, dikomentari oleh 417 facebookers, dibagikan sebanyak 1300 kali. Tulisan Cinta Jumiatin tak Surut Dihardik Polisi Arab, disukai oleh 12 ribu, dikomentari oleh 1500 facebookers, dan dibagikan sebanyak 8300 kali. Rasanya jarang sebuah tulisan di Facebook dibagikan hingga ribuan.

Selain dua cerita di atas, Anda akan menemukan cerita menarik lainnya, seperti Di Arafah, Guru Spiritualku Muallaf Keturunan Cina, atau Aku, Keluargaku, dan Keturunan Tionghoa Katolik Itu..., atau Khatib Keturunan Tionghoa dan Cinta Indonesia.

Sementara itu anjing dan babi yang selama ini sering dikesankan makhluk buruk, padahal mereka juga ciptaan Allah, dikisahkan dengan sangat menarik dalam tulisan Kisah Anjing yang Rajin Bersedekah dan Menjadikan Babi Sebagai Mahar Nikah. Bagaimana mungkin anjing bersedekah? Bagaimana mungkin babi dijadikan mahar untuk menikah?

Akhirnya, pikiran ekstrem juga kerap menempatkan orang gila di sisi buruk, kalau perlu mereka dianggap layak kena bully. Ini bukan menjadi ciri ajaran Islam. Di mata Allah orang gila pun punya hak yang sama, layak melakukan wukuf di Arafah. Anda bisa membacanya dalam tulisan Wukuf Bersama Orang Gila.

Bacalah buku ini, Anda akan menemukan berbagai kisah bijak penuh keteladanan


Pemesanan Daring