Seikatsu Kaizen: Reformasi Pola Hidup Jepang

Jepang dikenal sebagai salah satu negara modern dan maju sejak pertengahan abad ke-20 sampai sekarang.

Spesifikasi:

  • Bagian: Humaniora
  • Kategori: Budaya
  • Sub Kategori: Budaya
  • Penulis: Susy Ong
  • Editor: Chandra
  • Sampul: Doel

  • ISBN13/EAN: 9786020450131
  • SKU: 717081964
  • Harga: Rp59.800
  • Terbit: 27 November 2017
  • Kertas: Book Paper 60
  • Halaman: 256
  • Dimensi: 14 x 21 cm
  • Berat: 300 gram
  • Pemesanan: cek lokapasar

Seikatsu Kaizen: Reformasi Pola Hidup Jepang

Sinopsis

Berbagai keberhasilan tersebut menimbulkan kekaguman bangsa-bangsa lain di dunia, termasuk di Indonesia. Dunia akademisi dan jurnalistik Indonesia sering mengutip contoh keberhasilan Jepang dengan memberi opini 'cultural determinism' atau 'budaya sebagai faktor penentu'. Menurut anggapan itu, Jepang berhasil karena memiliki budaya unggul. Dari opini tersebut, lahirlah kesimpulan bahwa jika bangsa lain (termasuk Indonesia) ingin maju seperti Jepang, maka yang perlu dipelajari adalah budaya Jepang. Dalam Seikatsu Kaizen ini, pembaca diajak menelusuri perjalanan sejarah modernisasi Jepang, yang dimulai pada tahun 1860-an. Kita akan melihat apa saja upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat Jepang, sehingga berhasil mewujudkan negara yang modern, sejahtera, dan maju dengan rakyat yang disiplin, rajin, produktif serta memiliki rasa tanggung jawab sosial.

Dibahas secara lengkap dalam 6 bab, buku ini diawali dengan pembahasan tentang sejarah singkat Jepang dalam Bab 1; Bab 2 menjelaskan anjuran reformasi adat, yang ditulis oleh Dohi Masataka, ketua asosiasi reformasi adat di Jepang, terbit pada tahun 1891. Dalam buku ini, Dohi memaparkan sejumlah ‘adat tradisional’ Jepang yang dianggap memalukan dan menghambat kemajuan. Menurutnya, jika bangsa Jepang ingin maju, maka harus segera meninggalkan ‘adat-adat tradisional’ tersebut, dan ‘membudayakan’ adat modern; Bab 3 membahas masalah agama di Jepang di era modernisasi, kebijakan pemerintah dalam ‘memanfaatkan’ ajaran agama demi memacu proses modernisasi; Bab 4 membahas upaya para intelektual dan birokrat Jepang merekayasa ‘budaya tradisional’, demi menciptakan suatu budaya yang bersifat ‘nasional’ sekaligus ‘seragam;’ Bab 5 menelusuri perjalanan sejarah Jepang menyerap teknologi dan ilmu manajemen dari Amerika dan Jerman, mensosialisasikan dan menerapkannya dalam berbagai sektor industri, sehingga menjadikan Jepang negara industri maju. Bab 6 membahas pelaksanaan reformasi pola hidup, yang secara perlahan tapi pasti mengubah secara total pola hidup, dan sekaligus pola pikir/mentalitas rakyat Jepang.

 



Produk Serupa

 

Lokapasar
Toko