Memahami yang Disalahpahami

Buku Memahami Yang Disalahpahami ditulis untuk menjawab beberapa pertanyaan yang paling sering dibahas, tetapi juga sering disalahpahami khususnya dalam Islam.

Spesifikasi:

  • Bagian: Agama Dan Spiritualitas
  • Kategori: Islam
  • Sub Kategori: Pemikiran Islam
  • Penulis: Ardiyansyah
  • Editor: Hediansyah

  • ISBN13/EAN: 9786230029493
  • SKU: 721100716
  • Terbit: 8 Desember 2021
  • Kertas: Book Paper 60
  • Halaman: 200
  • Dimensi: 14 x 0 cm
  • Berat: 300 gram
  • Pemesanan: cek lokapasar

Memahami yang Disalahpahami

Sinopsis

Bukan hanya itu, buku ini menjelaskan bagaimana menggabungkan beberapa pendapat dalam menjelaskan mengenai permasalahan tersebut. Dalam pembahasan pertama, buku ini mencoba mencari titik temu agama-agama, yang di dalam Al-Quran disebut kalimat al-sawa (kalimat yang sama), yang mana umat Islam harus memahami agama-agama lain, khususnya agama Abrahamik (Yahudi, Kristen dan Islam) untuk menciptakan sebuah keharmonisan antar umat beragama.

Bukan hanya Yahudi, umat Islam juga perlu mengetahui ajaran agama Kristen serta doktrinnya. Al-Quran banyak menyebutkan mengenai Kristen dan tentang Nabi Isa. Dalam QS. Al-Maidah 72-73 disebutkan bagaimana Allah melaknat trinitas, tetapi disatu sisi ayat-ayat Al-Quran tidak pernah menyebut orang Kristen sebagai orang kafir, melainkan mereka disebut sebagai ahli kitab (orang yang diberikan Alkitab). Buku ini mencoba memberikan sebuah penafsiran alternatif yang dilihat dari sejarah.

Dalam buku ini, pembaca bisa menikmati apa saja yang disalahpahami dari agama Yahudi dan Kristen dengan jawaban yang menghadirkan beberapa sudut pandang. Kemudian pembaca akan menikmati sebuah perdebatan antara sains dan Islam serta apa saja yang sering disalahpahami dalam kajian Marxisme. Selamat Membaca!

Dalam buku ini, pembaca bisa menikmati apa saja yang disalahpahami dari agama Yahudi dan Kristen dengan jawaban yang menghadirkan beberapa sudut pandang. Kemudian pembaca akan menikmati sebuah perdebatan antara sains dan Islam serta apa saja yang sering disalahpahami dalam kajian Marxisme.