Tafsir di Era Revolusi Industri 4.0

Al-Quran ibaratkan berlian, yang akan selalu memancarkan cahaya dari sisi manapun kita memandang.

Spesifikasi:

  • Bagian: Agama Dan Spiritualitas
  • Kategori: Islam
  • Sub Kategori: Pemikiran Islam
  • Penulis: Syamsuri
  • Editor: Hediansyah

  • ISBN13/EAN: 9786230027536
  • SKU: 721100484
  • Harga: Rp99.000
  • Terbit: 8 September 2021
  • Kertas: Book Paper 60
  • Halaman: 344
  • Dimensi: 14 x 0 cm
  • Berat: 329 gram
  • Pemesanan: cek lokapasar

Tafsir di Era Revolusi Industri 4.0

Sinopsis

Al-Quran merupakan rambu-rambu yang mengatur keharmonisan jalannya kehidupan. Tanpa rambu, tanpa batas, manusia akan melampaui batas. Tak akan pernah ada toleransi, tak akan tercipta sebuah kedamaian, jika sesorang mengabaikan petunjuk-petunjuk al-Quran. Oleh karena itu, kita perlu rambu-rambu untuk melintasi perjalanan panjang menuju negeri akhirat, dan sebaik-baiknya rambu adalah al-Quran.

Muatan ajarannya didesain secara langsung oleh Tuhan, agar turut hadir menjawab tantangan zaman, khususnya di era revolusi industri 4.0. Era di mana siapa pun dengan mudah mengakses informasi serta beragam referensi seputar ajaran-ajaran agama termasuk dalil-dalil al-Quran hanya melalui internet. Sehingga tidak heran jika satu sama lain saling sikut, mencaci dan memaki akibat salah menafsiri kalam ilahi.

Maka buku ini penulis persembahkan untuk generasi terkini agar senantiasa menjadikan kalam ilahi sebagai inspirasi dan sumber referensi. Di dalamnya tersaji bebarapa tema-tema al-Quran, dari yang aktual hingga yang jarang diperbincangkan. Tidak hanya itu, salah satu kelebihan buku ini di dalam pembahasannya dilengkapi dengan komentar ulama tafsir, baik klasik maupun kontemporer.

- buku ini menjadikan al-Quran sebagai problem solving atas problematika yang dihadapi oleh umat, khususnya di era media seperti sekarang ini.

- menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh semua kalangan.

- buku ini dilengkapi dengan pendapat para ulama tafsir klasik dan kontemporer.

- buku ini juga tidak jarang menampilkan pro kontra ulama tentang suatu isu kemudian diambil sebuah kesimpulan berdasarkan pendapat mayoritas ulama.