Untuk Doa-Doa yang Tak Terkabulkan

Sebuah cerita fiksi yang berdasarkan kisah nyata, di mana nama para tokoh pelaku disamarkan.

Spesifikasi:

  • Bagian: Pengembangan Diri
  • Kategori: Inspirasi
  • Sub Kategori: Inspirasi
  • Penulis: Ridwan Raharjo
  • Editor: Retno Kristy
  • Sampul: Henrik

  • ISBN13/EAN: 9786020484402
  • SKU: 718021576
  • Harga: Rp68.800
  • Terbit: 15 Oktober 2018
  • Kertas: Book Paper 60
  • Halaman: 208
  • Dimensi: 13.5 x 20 cm
  • Berat: 300 gram
  • Pemesanan: cek lokapasar

Untuk Doa-Doa yang Tak Terkabulkan

Sinopsis

Dengan gaya bahasa yang dipakai berbeda dengan saat diceritakan sehari-hari agar lebih menyatu dengan perasaan. Mohon dimaafkan jika ada kesamaan cerita, nama, dan lokasi kejadian. Semua sudah di--OK-in untuk menjadi sebuah novel dengan tujuan pemahaman SEMUA DOA PASTI AKAN DIKABULKAN bila kita memintanya dengan tepat dan menjalankan semua yang diperintahkan-Nya.

Semoga dengan gaya bahasa sehari-hari dan dalam bentuk cerita ringan akan memudahkan kita memahami bagaimana doa bisa dikabulkan.

Pada dasarnya, kita semua pasti pernah mengalami situasi permohonan doa yang sangat lama sekali atau mungkin tidak dikabul-kabulkan. Bahkan sudah merasa mengikuti semua saran dan mengikuti semua ajaran-ajaran yang diberikan tetapi tetap merasa Tuhan belum menjawab atau bahkan Tuhan tidak menjawab.

Kita semua merasa ditinggalkan dan dicampakkan oleh Tuhan, sendirian, dalam ketakutan, ketidakpastian dan limbung tanpa arah tujuan. Godaan untuk menyangkal keberadaan-Nya, mencemooh kebesaran-Nya, meragukan kuasa-Nya karena doa kita belum dikabulkan.

Bahkan untuk penghiburan, ada yang memberikan gambaran bahwa seorang pengamen yang bersuara merdu akan lama sekali diberi upah, ketika sang tuan masih ingin mendengarkan suaranya. Dan kita ditenteramkan bahwa kita adalah salah sedikit umat yang memiliki suara merdu, sehingga Tuhan suka doa kita, suka kita menghadap kepada-Nya, suka mendengar kita mendaraskan doa tetapi doa-doa kita tidak segera dikabulkan-Nya. Karena manusia sering sekali setelah dikabulkan akan kembali pada ketamakannya, kepuasannya dan lupa kepada siapa dia menyembah. Ibarat anak kecil yang merengek minta permen maka ketika permen telah diberikan, anak tersebut berhenti menangis dan berhenti merajuk kepada ibunya, menjadi sibuk dengan permennya.

Banyak orang yang ketika doa sudah dikabulkan kemudian membuat pengumuman syukur atas terkabulnya DOA NOVENA 3x SALAM MARIA, tetapi kemudian berhenti berdoa secara intensif bahkan lupa memberikan ujud lagi bahwa masih mendoakan NOVENA untuk ucapan puji dan syukur atas kebesaran dan keagungan-Nya. Mudah memahaminya bahwa kita setidak-tidaknya harus membayar upah atas pemberian permen tersebut. Dengan membantu bersih-bersih rumah, tidak rewel, sering-sering mengatakan makin sayang sama ibu, rajin membuat PR, rajin ke sekolah dan tentunya rajin menyenangkan ibu dengan mematuhi semua perintah-perintah ibu.

Kenyataaannya adalah kita SUDAH sibuk menikmati semua hasil jerih payah doa, larut langsung dengan euforia kebahagiaan kemenangan yang diperoleh, berhenti mendaraskan doa, berhenti memuji dan memuja diri-Nya, tidak melakukan pelayanan atas semua kasih yang telah diberikan dan tidak menjalankan semua perintah-Nya.

Itu mungkin sebabnya banyak doa-doa yang belum dikabulkan, karena jangan-jangan Tuhan berpikir kita akan segera melupakannya atau Tuhan masih ingin mendengar suara merdu kita ketika memohon banyak hal dalam doa secara terus-menerus.

 



Lihat Juga: