Cara Praktis Menyiapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Oleh: Ghulam
06 April 2026
Cara Praktis Menyiapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini
Sumber: Freepik.com
Share to:

Biaya pendidikan di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Tanpa perencanaan yang matang, banyak keluarga akhirnya kesulitan saat harus membiayai sekolah anak, terutama ketika memasuki jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, menyiapkan dana pendidikan sejak dini adalah langkah bijak yang wajib dilakukan setiap orang tua.


Buku “Kamu Tidak Sendirian: Sharing dari Dua Ayah Milenial Tentang Cara Mengajarkan Uang pada Anak” menawarkan enam langkah praktis untuk membantu orang tua merencanakan dana pendidikan anak dengan lebih terarah.

1. Tentukan Tujuan Pendidikan Anak

Langkah pertama adalah menetapkan jenjang pendidikan yang diinginkan untuk anak. Apakah hanya sampai tingkat sarjana, atau bahkan hingga pascasarjana? Menentukan tujuan sejak awal akan memudahkan Anda menghitung kebutuhan dana secara realistis.

2. Hitung Estimasi Biaya Pendidikan

Setelah menetapkan tujuan, lakukan estimasi biaya. Ingat bahwa biaya sekolah akan selalu naik setiap tahunnya karena inflasi pendidikan, yang bisa mencapai dua digit. Misalnya, uang pangkal dan biaya kuliah saat ini mungkin Rp100 juta, tapi dalam 10 tahun bisa meningkat menjadi dua atau tiga kali lipat.

3. Tentukan Jangka Waktu Persiapan

Semakin panjang waktu persiapan, semakin ringan beban menabung. Jika anak masih kecil, orang tua memiliki lebih banyak waktu untuk mengumpulkan dana. Namun, jika anak sudah mendekati usia sekolah, strategi menabung atau berinvestasi perlu lebih agresif.

4. Pilih Instrumen Keuangan yang Tepat

Menabung di rekening biasa, biasanya tidak cukup untuk mengimbangi kenaikan biaya pendidikan. Oleh karena itu, orang tua perlu memilih instrumen keuangan yang sesuai, seperti reksa dana, deposito, asuransi pendidikan, atau investasi lain dengan tingkat return yang lebih tinggi.

5. Sisihkan Dana Secara Konsisten

Kunci keberhasilan menyiapkan dana pendidikan adalah disiplin. Tetapkan persentase tertentu dari pendapatan bulanan untuk dialokasikan khusus pada tabungan pendidikan. Konsistensi lebih penting daripada jumlah, karena kebiasaan menyisihkan dana secara rutin akan membuahkan hasil besar dalam jangka panjang.

6. Evaluasi dan Sesuaikan Rencana

Kondisi keuangan keluarga bisa berubah seiring waktu. Oleh karena itu, penting untuk melakukan evaluasi berkala terhadap perencanaan dana pendidikan. Jika ada kenaikan biaya atau perubahan tujuan pendidikan anak, lakukan penyesuaian agar target tetap bisa tercapai.

Menyiapkan dana pendidikan bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan enam langkah di atas, orang tua bisa merencanakan masa depan anak secara lebih terarah. Perencanaan yang matang sejak dini akan membantu memastikan anak mendapatkan pendidikan terbaik tanpa membebani keuangan keluarga.


Untuk panduan lebih lengkap mengenai cara mengelola keuangan keluarga dan menyiapkan dana pendidikan, miliki buku “Kamu Tidak Sendirian: Sharing dari Dua Ayah Milenial Tentang Cara Mengajarkan Uang pada Anak” di Gramedia.com, Gramedia Digital, atau toko Gramedia terdekat.


Jangan lupa ikuti juga @monety.id di Instagram dan kunjungi www.monety.id. Monety adalah platform belajar seputar bisnis, keuangan, dan teknologi untuk Milenial dan Gen Z, lengkap dengan lifestyle tips, news update, serta rekomendasi buku untuk upgrade skill Anda.

Related Books

See All

Related News

All News