Kado Cinta Sang Kiai

"Oleh karena saya bukanlah orang baik, maka izinkanlah saya untuk terus berbuat baik kepada siapa saja." Demikianlah sepenggal kalimat Sang Kiai yang sederhana tapi cukup cespleng di telinga.

Spesifikasi:

  • Bagian: Agama Dan Spiritualitas
  • Kategori: Islam
  • Sub Kategori: Inspirasi Islami
  • Penulis: MUHAMMAD NAF`AN SHALAHUDDIN
  • Editor: Linda Razad
  • Sampul: Hadi

  • ISBN13/EAN: 9786020444932
  • SKU: 717101443
  • Harga: Rp57.800
  • Terbit: 21 Agustus 2017
  • Kertas: Book Paper 60
  • Halaman: 236
  • Dimensi: 14 x 21 cm
  • Berat: 300 gram
  • Stok: tersedia

Kado Cinta Sang Kiai

Sinopsis

Orang-orang pun tertegun sejenak. Mereka menyaksikan bagaimana seseorang yang selama ini mereka puji-puji sebagai "orang suci", dengan nada tegas tanpa ragu mengatakan bahwa dia bukanlah orang baik. Tentu saja akan sedikit aneh bagi orang-orang yang belum sering bergaul dengannya.

Melalui hal-hal kecil dan sederhana, Sang Kiai terus melakukan apapun saja, asalkan bermanfaat bagi orang lain. Dengan niat nyicil untuk 'membayar' kebaikan yang telah digelontorkan Allah kepada dirinya sejak lahir.

Pada banyak kesempatan, beliau juga sering mengatakan, "Orang yang setiap hari rajin bersujud belum tentu "hatinya" juga bersujud. Ada orang yang rajin bersujud, tapi hatinya malangkerik kepada Allah. Selalu merasa benar dan paling suci dari yang lain. Sujud hanya digunakan sebagai simbol hipokrit agar mendapat "label alim" dari orang lain. Sujudnya tidak sejalan dengan perbuatannya. Ketika manusia sedang bersujud, sesungguhnya begitulah hakikat dasar kualitas derajat dirinya, Ia tak lebih tinggi dan tak lebih baik dari pantatnya sendiri."

***

KADO CINTA SANG KIAI adalah sekumpulan artikel bebas yang ringan, simpel, luwes dan sederhana namun perlahan dapat membawa pembaca membuka jendela perasaan dan membentangkan cakrawala pemikiran, sehingga diharapkan cahaya perlahan masuk ke dalam pori-pori jiwa. Bercerita tentang romantika perjalanan "Sang Kiai" yang penuh liku-liku dan rahasia, juga analisa dari berbagai fenomena aktual yang terjadi di sekitar kita sehari-hari. Melalui buku ini, penulis mengajak para pembaca untuk "mengaduk-aduk perasaan" dan "menggoyang-goyang pikiran" agar tidak kaku dan sempit dalam memahami suatu persoalan. Membuka ruang-ruang gelap dan menemukan titik-titik cahaya untuk kemudian melangkah menuju hal-hal yang berguna bagi kehidupan bersama dan bagi masa depan kita setelah di dunia.