Festival komik Jepang dan budaya pop Shikisai 2025 digelar sebagai upaya menghadirkan ruang baru bagi penggemar, komunitas, dan kreator muda untuk berinteraksi dengan komik tidak hanya sebagai bacaan, tetapi sebagai bagian dari ekosistem kreatif. Acara ini berlangsung selama tiga hari di M Bloc Space, Jakarta, tanggal 5-7 Desember 2025.

Shikisai 2025 menghadirkan beragam program yang memadukan komik Jepang, komunitas, serta subkultur pop, mulai dari Manga Experience, zona komunitas, comic market, coswalk, hingga kompetisi anisong. Rangkaian tersebut dirancang untuk memperluas cara publik menikmati komik, dari konsumsi pasif menjadi pengalaman yang lebih interaktif.
Komik Jepang atau manga memiliki peran yang semakin signifikan dalam budaya anak muda Indonesia. Tidak hanya sebagai hiburan, manga juga menjadi medium ekspresi visual, naratif, dan identitas kreatif lintas komunitas. “Shikisai dihadirkan sebagai ruang temu. Bukan hanya bagi pembaca komik, tetapi juga bagi kreator, komunitas, dan pelaku industri kreatif,” demikian disampaikan penyelenggara dalam keterangan resminya.
Berbeda dengan pameran komik konvensional, Shikisai 2025 menempatkan komunitas sebagai pusat kegiatan. Zona komunitas dan panggung ekspresi dibuka untuk memberi ruang bagi penggemar dan kreator muda menampilkan karya serta aktivitas mereka secara langsung. Kehadiran cosplayer, ilustrator, musisi, hingga komunitas penggemar anime dan manga menunjukkan bahwa budaya komik berkembang sebagai ekosistem yang saling terhubung, tidak berdiri sendiri sebagai produk cetak.
Selain komunitas, Shikisai 2025 juga melibatkan penerbit dan pelaku industri kreatif. Keterlibatan ini dinilai penting untuk menjembatani kreativitas anak muda dengan keberlanjutan industri komik dan budaya pop di Indonesia. Melalui comic market dan program pendukung lainnya, festival ini membuka peluang bagi kreator lokal untuk memperkenalkan karya, membangun jejaring, serta memahami dinamika industri secara lebih dekat.
Shikisai 2025 dirancang sebagai ruang yang inklusif dan terbuka bagi berbagai bentuk ekspresi kreatif. Festival ini diharapkan dapat menjadi wadah aman bagi anak muda untuk mengekspresikan minat, ide, dan identitas mereka melalui medium komik dan budaya pop Jepang.