"Kenapa mereka jahat, padahal aku nggak salah apa-apa?" "Aku selalu saja dihina, dikhianati, dilukai...." "Rasanya pengin banget deh membalas perbuatannya!" Dunia ini rasanya kok nggak adil ya? kadang kamu merasa sudah berbuat baik, tetapi malah disakiti terus. Disakiti orang memang nggak enak. Dizalimi saat kita sudah berbuat baik, lebih nggak enak lagi. Rasa sakit inilah yang bikin kamu marah, benci, bahkan sampai mendendam. "Aku sakit hati, pantas dong kalau aku membenci? Masa aku harus diam saja? Wajar `kan kalau benci sama orang yang menyakitiku? Bolehkah aku membalas dendam?" Sesabar atau sebaik apa pun kamu, pasti pernah merasa seperti itu. Tapi, apa kamu mau terus memelihara kebencian itu di dalam hati? Apa kamu mau membiarkan api itu menggerogoti iman dan pahalamu? Apa kamu ingin terus-menerus hidup dalam kegelisahan? - Bukan aku, tapi dia yang mulai duluan! - Bagaimana kalau sudah terlanjur benci? - Rasa iri yang berujung benci - Overthinking yang berlebihan - Ain; pandangan mata yang berbahaya - Membalas dendam dengan indah - Atau, biarkan Allah yang balas?
newrelease
Bencimu Sampai di Sini Saja
A.K
- Penulis: A.K
- ISBN cetak: 9786230076626
- SKU: 726100127
- Tanggal Terbit: 25 Februari 2026
- Harga: Rp85.000 (harga dapat berubah sewaktu-waktu)
- Kertas: Book Paper
- Halaman: 176
- Dimensi: 13 X 18 cm
- Berat: -
- Versi elektronik: tidak