Elex Media Komputindo - Terus Mengayuh di Tengah Badai karya Deni Bekti

produk / detail

Terus Mengayuh di Tengah Badai

sampul depan Terus Mengayuh di Tengah Badai tidak tersedia
Badai tak hentikan semangat

Ikuti kisah Sherly, gadis kecil yang tetap bersemangat mengayuh sepeda di tengah hujan demi kue manis buatan neneknya. Dapatkan inspirasi untuk menciptakan kebahagiaan sendiri, menjadi tangguh, dan melalui badai dalam hidup dengan senyuman.

Sampul Belakang:

Namanya Sherly . Gadis kecil usia 11 tahun yang sangat menyukai kue manis buatan nenek. Hari itu, dia beringsut bangkit dari sofanya karena mendengar pesan dari ibu, Ada kue manis yang disiapkan nenek untukmu. Matanya jadi berbinar-binar. Ia antusias. Sherly bergegas menyiapkan sepeda mungilnya, menyegerakan untuk menuju rumah neneknya yang cuma berjarak 10 menit bersepeda. Tapi bagi gadis kecil, jarak 10 menit bersepeda tetap menjadi sebuah tantangan.

Di tengah jalan, tak sampai semenit mengayuh, hujan turun cukup deras. Sherly kecil agak kaget. Badannya basah kuyup. Tapi Sherly terus mengayuh. Anehnya, dia mengayuh dengan bahagia. Sherly bernyanyi dan sesekali bersiul-siul kecil. Suasana hatinya cerah, tak terpengaruh hujan, tak terpengaruh mendung. Di kepalanya terbayang kue manis yang disiapkan nenek. Baginya, itu kue terlezat di dunia.

Kisah Sherly adalah gambaran inti dari keseluruhan buku ini.

Lewat buku ini, aku ingin mengajak kamu agar bisa bahagia seperti Sherly. Bahagia yang kamu produksi mandiri. Bahagia tanpa perlu menunggu. Bahagia yang bersumber dari pikiran-pikiranmu yang baik dan tangguh.

Aku harap buku ini bisa bantu meluaskan insight-mu agar kamu jadi makin tangguh. Tangguh pikirannya, juga tangguh jiwanya. Agar kamu bisa memproduksi bahagiamu sendiri, tanpa terpengaruh kerasnya badai.

Semoga kisah Sherly ini bisa buat kamu terinspirasi, syukur-syukur tergerak untuk belajar jadi lebih kuat sepertinya. Bahwa, meski kita dikepung badai sehebat apa pun, asalkan kita punya kue manis yang diperjuangkan, asalkan kita terus mengayuh sepeda tanpa henti, kita masih bisa melalui badai itu dengan bahagia. Selamat membaca.

Komentar Penyunting:

1. Tema self healing merupakan tema yang sangat dibutuhkan anak muda di zaman modern ini. Mereka butuh tema ini untuk mengobati kegelisahan jiwanya.

2. Ada sisi fiksinya, lewat cerita Sherly yang menggugah di awal bab. Membuat buku ini tidak kaku seperti non fiksi pada umumnya.

3. Gaya bahasanya sangat renyah dan ringan. Cocok untuk pasar anak muda yang nggak mau bacaan berat dan bikin pusing.

4. POV buku ini mengajak berdialog. Karena gaya bahasanya dibuat dekat, pakai POV aku yang berbicara langsung dengan kamu. Membuat remaja enjoy membacanya.

5. Contoh kasus, analogi, dan topik yang dibahas sangat relate dengan kehidupan pembaca.

Hediansyah

bukalapak

google play

blibli

lazada

shopee

tokopedia

Buku yang serupa dengan Terus Mengayuh di Tengah Badai di situs elexmedia.id adalah sebagai berikut: